SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menyiapkan rencana penambahan sarana air bersih di setiap desa. Langkah tersebut disiapkan sebagai solusi untuk menghadapi kebutuhan air masyarakat, terutama selama musim kemarau. Rencana tersebut mencakup pembangunan sumur bor dan penyediaan tandon air. Keduanya diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bersih di tingkat desa.
Bupati Sukamara H. Masduki mengatakan rencana sumur bor akan diproses dalam waktu dekat. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air bersih bagi masyarakat Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan sumber air yang dapat digunakan masyarakat di masing-masing wilayah. Dengan begitu, kebutuhan air tidak hanya bergantung pada distribusi menggunakan kendaraan tangki.
Selain sumur bor, pemerintah juga merencanakan tandon air di setiap desa. Tandon tersebut nantinya menjadi titik sentral bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih. βKalau ada tandon, masyarakat tahu titik sentralnya di mana untuk mengambil air bersih,β ujar Masduki.
Penyediaan tandon dinilai dapat mendukung distribusi air yang saat ini masih dilakukan menggunakan kendaraan tangki. Sebab, penyaluran dengan kendaraan memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh masyarakat. Sementara itu, rencana pembangunan sumur bor masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan perangkat daerah terkait untuk menyiapkan langkah pelaksanaannya.
Sumber pembiayaan juga masih dibahas, termasuk kemungkinan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD maupun dukungan melalui CSR. Pemerintah masih mengoordinasikan pilihan pembiayaan tersebut bersama pihak terkait. Dengan rencana tersebut, pemerintah berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat ditangani tidak hanya melalui bantuan distribusi saat kemarau. Sarana sumur bor dan tandon diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan pelayanan air bersih di desa.(gum)





