SUKAMARA – Disiplin tenaga kesehatan, terutama yang bertugas di wilayah perdesaan, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukamara. Hal itu mengemuka dalam monitoring dan evaluasi kinerja tenaga kesehatan se-Kabupaten Sukamara yang digelar di Aula Bupati Sukamara, Selasa (29/9).
Bupati Sukamara H. Masduki mengatakan, pihaknya menerima sejumlah masukan dari desa terkait tenaga kesehatan yang tidak selalu berada di tempat ketika masyarakat membutuhkan pelayanan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan dapat muncul sewaktu-waktu, termasuk pada sore maupun malam hari. Karena itu, setiap petugas diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.
βKami harapkan nakes-nakes kita selalu siap sedia untuk melayani masyarakat Sukamara,β kata Masduki.
Selain kedisiplinan, ia juga menekankan pentingnya sikap ramah dalam memberikan pelayanan. Senyum dan sapaan dinilai perlu diterapkan karena masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan umumnya sedang membutuhkan pertolongan.
βDengan pelayanan yang lebih baik, senyum, sapa, ramah, tentu akan membuat pasien ini lebih ada motivasi,β ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, BKPSDM, Inspektorat, camat, RSUD Nawawi Mahmudah, serta pengelola fasilitas kesehatan. Peserta berasal dari berbagai unit pelayanan, mulai puskesmas, puskesmas pembantu hingga petugas di lapangan.
Masduki menegaskan, pemerintah daerah tetap memperhatikan kesejahteraan ASN, khususnya tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Namun, dukungan tersebut diharapkan diimbangi dengan kinerja yang maksimal bagi masyarakat.





