SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara memberikan perhatian terhadap kondisi sejumlah rumah ibadah di Desa Sukaraja. Hal tersebut dilakukan Bupati Sukamara H. Masduki saat melanjutkan kunjungan kerja menindaklanjuti hasil audiensi bersama masyarakat desa setempat, Kamis (1/10).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau langsung sejumlah sarana ibadah yang membutuhkan perhatian. Salah satunya adalah tapak pembangunan Masjid Babul Jannah yang hingga kini masih belum selesai. Pembangunan Masjid Babul Jannah diketahui telah lama terhenti dan baru mencapai tahap pondasi. Kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan dana swadaya masyarakat untuk melanjutkan pembangunan.
Selain masjid, Bupati juga meninjau tiga gereja yang berada di Desa Sukaraja. Ketiga gereja tersebut yakni GKE Sukaraja, GBI Jemaat El Shadai, dan GPdI Jemaat Getsemani. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan serta kebutuhan perawatan dan penyelesaian renovasi yang masih tertunda. Bupati Sukamara H. Masduki mengatakan, pemerintah daerah perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk sarana yang digunakan untuk menjalankan ibadah.
“Pemerintah daerah harus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung ketersediaan sarana ibadah yang layak,” ujar Masduki.
Pemkab Sukamara selanjutnya akan menyiapkan skema bantuan untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Babul Jannah serta penyelesaian renovasi tiga gereja tersebut. Perhatian terhadap sejumlah rumah ibadah itu menjadi bagian dari pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
Pemkab Sukamara berharap dukungan terhadap sarana ibadah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Desa Sukaraja.(gum)





