SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) memastikan, pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas pada 2026, meski terjadi refocusing anggaran yang berdampak pada keterbatasan fiskal daerah.
Kepala Dinas PUPRPRKP Sukamara, Muhammad Fakhmy Rizali di Sukamara, belum lama ini, mengatakan dengan kekuatan anggaran yang terbatas akibat efisiensi, tetap memfokuskan alokasi pada pembangunan jalan, jembatan, sanitasi serta pengairan.
“Pengairan ini bukan hanya irigasi, tetapi juga mencakup penanganan abrasi dan pengendalian banjir,” ucapnya.
la mengakui, dengan kondisi APBD yang minim, pemerintah daerah menghadapi tantangan besar dalam merealisasikan sejumlah program.
“Namun hal tersebut tetap diupayakan, sebagaimana mestinya,” tandasnya. (gum)





