SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara bergerak cepat menyikapi antrean kendaraan yang terjadi di SPBU. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Sukamara Masduki bersama PT Bangun Sukma Jaya (BSJ) selaku pengelola SPBU.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah bersama pihak pengelola membahas sejumlah langkah untuk mempercepat pelayanan dan mengurangi waktu antrean masyarakat. Salah satunya melalui perbaikan mesin pengisian BBM serta penambahan petugas di area pelayanan.
Masduki mengatakan, pembenahan diperlukan agar proses pengisian BBM, pemindaian barcode hingga pembayaran dapat berlangsung lebih cepat dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan.
“Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin cepat. Kendala yang ada harus segera dibenahi sehingga antrean dapat dikurangi,” ujar Masduki.
Usai rapat, Masduki bersama jajaran terkait langsung meninjau kondisi SPBU. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelayanan, kondisi fasilitas pengisian serta situasi antrean kendaraan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Masduki juga berdialog dengan petugas SPBU dan pihak pengelola guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pelayanan. Ia meminta agar hasil evaluasi dan pembahasan dalam rapat segera ditindaklanjuti.
“Selain peningkatan pelayanan, kami juga memperkuat pengawasan distribusi BBM, khususnya Pertalite bersubsidi. Pengawasan dilakukan untuk memastikan penyaluran sesuai ketentuan dan mencegah terjadinya penyalahgunaan,” bebernya.
Masduki memastikan ketersediaan stok BBM di Sukamara masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Saya mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan tertib dan merata. Kami bersama manajemen BSJ akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar distribusi BBM sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat dan optimal bagi masyarakat,” tandasnya.(gum)




